Merasa pekerjaan Anda sebagai manajer tidak menghasilkan output nyata? Anda mungkin sedang melakukan 'Glue Work'—pekerjaan tak terlihat yang paling krusial. Saatnya memberi nama, membuatnya terlihat, dan membuktikan nilainya.
- Masalah Inti: Manajer merasa kontribusinya tidak dihargai karena sebagian besar waktunya dihabiskan untuk tugas 'tak terlihat' seperti memfasilitasi komunikasi dan menghilangkan hambatan, yang sulit diukur.
- Solusi Strategis: Beri nama pada pekerjaan ini: 'Glue Work' (Pekerjaan Lem). Pelajari cara menjadikannya terlihat dengan membingkai ulang aktivitas menjadi dampak, dan cara mendelegasikannya untuk mengembangkan tim.
- Hasil Akhir: Anda akan mampu mengartikulasikan nilai sejati Anda sebagai seorang pemimpin, mendapatkan pengakuan yang layak, dan membangun tim yang lebih mandiri dan tangguh.
Intro
Lihat kembali hari kerja Anda kemarin. Mungkin Anda menghabiskan satu jam menengahi konflik kecil antara dua engineer tentang pendekatan teknis. Lalu 30 menit mengklarifikasi prioritas untuk tim marketing yang kebingungan. Kemudian satu jam lagi memastikan tim legal mendapatkan semua informasi yang mereka butuhkan dari tim produk.
Di akhir hari, Anda lelah. Tapi saat mencoba menulis laporan progres, Anda bingung. Anda tidak menghasilkan 'kode', tidak membuat 'desain', tidak menulis 'dokumen'. Anda merasa sulit untuk melaporkan 'pencapaian' Anda, meskipun Anda tahu tanpa intervensi Anda, semuanya akan berantakan.
'Glue Work': Pekerjaan Paling Penting yang Jarang Dibicarakan
Selamat datang di dunia 'Glue Work'. Istilah ini dipopulerkan oleh insinyur dan pemimpin Tanya Reilly untuk mendeskripsikan semua pekerjaan penting namun seringkali tak terlihat yang membuat sebuah tim berfungsi—menjembatani komunikasi, membangun konsensus, mentoring, memperbaiki proses.
Sebagai seorang VP of Engineering, saya berani bilang ini adalah tugas terpenting dari seorang manajer menengah (Navigator). Namun, ia juga yang paling sering disalahpahami dan diremehkan. Masalahnya, seperti yang ditunjukkan Reilly, 'pekerjaan lem' ini seringkali secara tidak adil jatuh ke tangan perempuan atau minoritas di dalam tim, dan karena tidak terlihat, tidak mendapat penghargaan yang setara. Memberinya nama dan membuatnya terlihat adalah langkah pertama menuju kepemimpinan yang adil dan efektif.
Strategi untuk Manajer Lem yang Cerdas
Menjadi 'manajer lem' itu baik. Menjadi 'manajer lem' yang tidak terlihat itu berbahaya bagi karier Anda. Berikut cara mengubahnya.
Strategi 1: Menjadikan 'Pekerjaan Lem' Terlihat (Terjemahkan Aktivitas Menjadi Dampak)
Berhenti melaporkan apa yang Anda lakukan. Mulailah melaporkan apa yang Anda mungkinkan. Ini adalah tentang membingkai ulang.
- Laporan Buruk (Fokus Aktivitas): "Saya menghadiri banyak rapat hari ini untuk menyelaraskan tim."
- Laporan Baik (Fokus Dampak): "Saya berhasil menyelaraskan tim A dan B mengenai spesifikasi API. Ini membuka blokir untuk 3 anggota tim dan mencegah potensi pengerjaan ulang selama 2 hari."
Lihat perbedaannya? Yang pertama terdengar seperti Anda membuang waktu. Yang kedua terdengar seperti Anda secara aktif meningkatkan efisiensi dan menghemat uang perusahaan.
Contoh lain:
- Sebelum: "Menghabiskan waktu me-review dokumen teknis."
- Sesudah: "Memberikan umpan balik pada dokumen teknis, yang membantu meningkatkan kejelasannya sebesar 30% dan akan mengurangi waktu onboarding untuk engineer baru."
Strategi 2: Mendelegasikan 'Pekerjaan Lem' (Mengembangkan Pemimpin Masa Depan)
Pemimpin hebat tidak hanya melakukan 'pekerjaan lem', mereka mengajarkannya. Mendelegasikan tugas ini adalah cara terbaik untuk mengembangkan anggota tim senior Anda.
- Identifikasi Peluang: Siapa di tim Anda yang berpotensi menjadi pemimpin? Beri mereka tugas 'lem' skala kecil.
- Contoh Delegasi:
- "Untuk proyek ini, bisakah kamu yang memfasilitasi rapat kickoff lintas tim? Tujuannya adalah memastikan semua orang selaras."
- "Saya lihat dokumentasi kita agak berantakan. Maukah kamu mengambil inisiatif untuk memperbaikinya? Ini akan sangat membantu seluruh tim."
- Ini tidak hanya membebaskan waktu Anda, tetapi juga membangun resiliensi tim. Tim Anda tidak lagi bergantung pada satu orang sebagai 'lem'-nya.
✅ Actionable Checklist: Praktik Manajer Lem yang Efektif
- [ ] Identifikasi 3 'pekerjaan lem' yang Anda lakukan minggu ini.
- [ ] Tulis ulang ketiganya dalam format 'dampak bisnis' (misal: "mencegah X", "mempercepat Y").
- [ ] Laporkan salah satunya dalam update mingguan Anda ke atasan.
- [ ] Pilih satu tugas fasilitasi kecil dan delegasikan ke anggota tim senior Anda.
- [ ] Dalam 1-on-1 berikutnya, jelaskan konsep 'Glue Work' kepada tim Anda dan hargai mereka yang melakukannya.
Analogi Kuat: Gunung Es Kepemimpinan
Pikirkan kontribusi tim Anda sebagai sebuah gunung es.
- Puncak Gunung Es (Terlihat): Ini adalah output yang konkret dan mudah diukur—kode yang dirilis, desain yang disetujui, laporan yang dikirim.
- Dasar Gunung Es (Tak Terlihat): Ini adalah 'Glue Work' yang Anda lakukan. Jauh lebih besar dan lebih masif. Inilah yang menopang seluruh puncak agar tidak terbalik dan tenggelam. Ini adalah komunikasi, penyelarasan, mentoring, resolusi konflik, dan pembangunan budaya.
Tanpa dasar yang kokoh, puncaknya tidak akan pernah ada. Tugas Anda adalah membuat semua orang memahami betapa besar dan pentingnya dasar gunung es itu.
(Visual: Ilustrasi gunung es dengan label 'Visible Output' di puncak dan 'Glue Work' di dasar.)
The Deep Dive Question
Jika Anda mengambil cuti selama dua minggu penuh tanpa bisa dihubungi, apakah tim Anda akan jatuh ke dalam kekacauan dan friksi, atau apakah 'lem' yang telah Anda bangun (dan delegasikan) cukup kuat untuk membuat mereka tetap bersatu dan produktif?
Jembatan Aksi
Belajar membingkai ulang pekerjaan tak terlihat Anda menjadi dampak yang bisa dipahami oleh pimpinan adalah sebuah skill. Untuk membantu Anda memulai, kami telah membuat worksheet sederhana.
Download 'Worksheet Terjemahan Glue Work' kami, untuk membantu Anda membingkai ulang pekerjaan tak terlihat Anda menjadi dampak bisnis yang terukur.